Kepala MAN Mempawah Laksanakan Prasupervisi Guru

Mempawah, 23 September 2025 – Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Mempawah kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan melaksanakan kegiatan prasupervisi terhadap salah seorang guru, yaitu Dra. Tien Rostina, guru mata pelajaran Akidah Akhlak. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang Kepala Madrasah sebelum pelaksanaan supervisi kelas, dan menjadi bagian integral dari program peningkatan kualitas pembelajaran di lingkungan MAN Mempawah.
Prasupervisi dimaksudkan sebagai langkah awal untuk memastikan kelengkapan perangkat pembelajaran yang akan digunakan, mulai dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), program semester, silabus, media pembelajaran, hingga instrumen penilaian. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi forum diskusi antara Kepala Madrasah dan guru untuk menyamakan persepsi, memberikan masukan, serta mematangkan rencana pelaksanaan supervisi di kelas. Dengan demikian, proses supervisi tidak hanya bersifat formalitas administratif, tetapi benar-benar berdampak pada kualitas pengajaran dan hasil belajar peserta didik.
Sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Agama Nomor 58 Tahun 2017 tentang Kepala Madrasah dan perubahannya pada PMA Nomor 24 Tahun 2018, Kepala Madrasah memiliki tiga tugas utama, yaitu manajerial, pengembangan kewirausahaan, dan supervisi. Melalui kegiatan prasupervisi ini, Kepala MAN Mempawah membuktikan peranannya dalam melaksanakan fungsi supervisi akademik.
Fungsi ini bertujuan untuk membantu guru meningkatkan mutu proses pembelajaran, mengembangkan profesionalisme, serta menumbuhkan semangat inovasi dalam mengajar. Kehadiran Kepala Madrasah dalam memberikan bimbingan dan arahan langsung juga menegaskan bahwa supervisi bukanlah sekadar penilaian, melainkan proses pembinaan dan pendampingan berkelanjutan.
“Prasupervisi ini sangat penting untuk memastikan kesiapan perangkat sebelum pelaksanaan supervisi di kelas. Kita ingin supervisi tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga benar-benar membantu guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran,” jelas Kepala MAN Mempawah dalam arahannya.
Kegiatan prasupervisi ini juga selaras dengan Program Asta Protas yang telah dicanangkan di MAN Mempawah. Asta Protas merupakan delapan program strategis madrasah yang meliputi aspek peningkatan mutu pendidikan, penguatan tata kelola, pengembangan sumber daya manusia, pembinaan kesiswaan, peningkatan sarana prasarana, penguatan moderasi beragama, pengembangan budaya literasi, serta peningkatan pelayanan publik.
Melalui supervisi dan prasupervisi, Kepala Madrasah menjalankan salah satu pilar Asta Protas, yaitu peningkatan mutu pendidikan dan profesionalisme guru. Dengan adanya evaluasi dan pembinaan secara berkala, diharapkan guru-guru di MAN Mempawah semakin siap menghadapi tantangan zaman, mampu mengelola pembelajaran berbasis teknologi, serta membangun karakter peserta didik sesuai dengan visi madrasah: Ikhlas Beramal, Maju dengan Ilmu, dan Tumbuh dengan Akhlak.
Lebih jauh, kegiatan ini juga menjadi bukti nyata implementasi pencanangan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) di MAN Mempawah. Salah satu aspek penting dalam pembangunan Zona Integritas adalah peningkatan kualitas pelayanan publik dan transparansi kinerja. Supervisi dan prasupervisi guru menjadi instrumen penting dalam memastikan akuntabilitas mutu pendidikan.
Dengan menekankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme, Kepala MAN Mempawah ingin menghadirkan budaya kerja yang bersih dan melayani. Setiap langkah yang dilakukan dalam supervisi, mulai dari pra hingga tindak lanjut, dicatat dan dipertanggungjawabkan, sehingga masyarakat, komite madrasah, serta seluruh pemangku kepentingan dapat melihat adanya kesungguhan dalam menjalankan komitmen Zona Integritas.
Kepala MAN Mempawah berharap kegiatan prasupervisi yang telah dilakukan dapat menjadi momentum bagi seluruh guru untuk terus meningkatkan kualitas pengajaran. Dengan demikian, peserta didik dapat merasakan manfaat nyata dalam pembelajaran, baik dari sisi pemahaman materi, penguatan karakter, maupun pengembangan kompetensi abad 21.
Sementara itu, Dra. Tien Rostina menyambut baik kegiatan ini dan mengungkapkan bahwa prasupervisi memberikan banyak masukan bermanfaat. “Diskusi ini membuat saya lebih siap menghadapi supervisi kelas. Arahan Kepala Madrasah membantu saya menyempurnakan perangkat pembelajaran agar lebih efektif,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, MAN Mempawah kembali menegaskan komitmennya untuk terus berbenah, meningkatkan mutu pendidikan, dan memberikan pelayanan terbaik bagi peserta didik maupun masyarakat. Supervisi bukan hanya agenda rutin, tetapi menjadi bagian dari strategi besar madrasah untuk mencetak generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, berkarakter mulia, serta siap menghadapi tantangan global. FF293
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Berita Lainnya :
- Penilaian Kinerja Kepala Madrasah MAN Mempawah Tahun 2025 Dorong Penguatan Mutu Kepemimpinan
- Sosialisasi Universitas Indonesia Dorong Siswa Kelas XII MAN Mempawah Menatap Masa Depan
- Prestasi Seni Budaya Menggema di Lapangan Upacara, MAN Mempawah Serahkan Sertifikat Pemenang Ajang E
- MAN Mempawah Gelar Rapat Awal Semester Genap, Mantapkan Kinerja dan Integritas Lembaga
Kembali ke Atas



