MAN MEMPAWAH SELENGGARAKAN TES KEMAMPUAN AKADEMIK (TKA) 2025 UNTUK UKUR STANDAR KOMPETENSI SISWA

Mempawah, 5–6 November 2025 — Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan mengukur capaian akademik peserta didik secara terstandar, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Mempawah melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni Rabu hingga Kamis, 5–6 November 2025, bertempat di Laboratorium Komputer MAN Mempawah yang telah dibagi menjadi tiga sesi pelaksanaan setiap harinya.
Tes ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XII A, XII B, dan XII C, yang menjadi angkatan akhir dalam jenjang pendidikan menengah di madrasah tersebut. Masing-masing sesi berlangsung dengan jadwal teratur, yaitu sesi pertama pukul 07.30–10.00 WIB, sesi kedua pukul 10.30–13.00 WIB, dan sesi ketiga pukul 13.30–15.30 WIB. Dengan sistem bergilir ini, kegiatan berjalan dengan tertib, efisien, dan tetap menjaga kenyamanan peserta selama mengikuti ujian berbasis komputer.
Kegiatan Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan salah satu bentuk evaluasi yang dirancang untuk mengukur kompetensi siswa secara menyeluruh, mencakup aspek pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Melalui TKA, madrasah memperoleh gambaran yang lebih objektif tentang kekuatan dan kelemahan akademik setiap peserta didik.
Menurut panitia pelaksana, tujuan utama TKA adalah untuk memvalidasi nilai rapor yang bervariasi di setiap kelas, memastikan bahwa setiap capaian akademik siswa memiliki standar yang sama, serta menyediakan data empiris bagi madrasah dalam melakukan perbaikan proses pembelajaran. Selain itu, hasil TKA juga dapat digunakan sebagai acuan bagi siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Dalam pelaksanaannya, TKA MAN Mempawah 2025 mengusung prinsip kejujuran, keadilan, dan keterbukaan. Setiap siswa mengerjakan soal-soal berbasis komputer dengan sistem acak, sehingga menghindari kemungkinan duplikasi jawaban. Pelaksanaan TKA juga diawasi langsung oleh tim pengawas yang terdiri dari guru-guru MAN Mempawah yang telah mendapatkan pelatihan teknis.
“TKA ini menjadi tolok ukur penting bagi kami untuk memastikan bahwa proses belajar yang telah dijalani siswa selama tiga tahun benar-benar menghasilkan capaian akademik yang terukur. Kami ingin memastikan setiap nilai yang diperoleh siswa mencerminkan kemampuan sebenarnya,” ujar Waka Kurikulum MAN Mempawah, saat ditemui tim Sistem Informasi Madrasah di sela-sela pelaksanaan kegiatan.
Seluruh rangkaian kegiatan Tes Kemampuan Akademik 2025 dilaksanakan secara digital di Laboratorium Komputer MAN Mempawah. Madrasah membagi peserta ke dalam tiga sesi guna menyesuaikan kapasitas ruang dan perangkat. Setiap sesi diawali dengan pengarahan teknis, pengecekan data peserta, dan penjelasan tata tertib oleh petugas pengawas.
Sebelum mengerjakan soal, setiap peserta diwajibkan melakukan login ke sistem Tes Kemampuan Akademik (TKA) berbasis komputer (CBT) yang telah disiapkan secara terpusat sesuai dengan petunjuk teknis pelaksanaan TKA Tahun 2025. Informasi media menjelaskan bahwa untuk jenjang SMA/MA/SMK sederajat, mata uji TKA meliputi Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan kemudian mata pelajaran pilihan dari sejumlah disiplin ilmu seperti Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Geografi, Sejarah, Antropologi, Bahasa Asing, dsb.
Para peserta tampak serius dan fokus selama mengerjakan ujian. Suasana ruang laboratorium terasa tenang, hanya terdengar ketikan lembut papan tombol dan langkah pengawas yang sesekali berkeliling memastikan kelancaran sistem. Meskipun beberapa siswa mengaku tegang di awal, namun suasana perlahan mencair dengan dukungan guru dan panitia yang sigap membantu jika terjadi kendala teknis.
“Kami merasa senang bisa mengikuti TKA berbasis komputer seperti ini. Selain melatih ketelitian, juga membuat kami terbiasa menghadapi ujian online yang nanti akan sering dijumpai di perguruan tinggi,” ungkap salah satu peserta dari kelas XII IPA B dengan penuh antusias.
Kegiatan TKA MAN Mempawah tidak hanya berorientasi pada penilaian akademik semata, tetapi juga menjadi bagian dari strategi madrasah dalam meningkatkan mutu pembelajaran dan akuntabilitas pendidikan. Kepala MAN Mempawah dalam keterangannya menegaskan bahwa TKA adalah bagian dari sistem pengendalian mutu internal madrasah, agar proses pendidikan berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
“Kami ingin memastikan bahwa MAN Mempawah selalu menjadi madrasah yang kompetitif dan adaptif terhadap perubahan zaman. Tes ini bukan sekadar ujian, tetapi refleksi atas perjalanan belajar siswa dan evaluasi bagi kami sebagai pendidik,” ujar Kepala MAN Mempawah dalam wawancara singkat.
Beliau juga menambahkan bahwa TKA menjadi salah satu instrumen untuk mengukur efektivitas penerapan kurikulum yang berlaku, sekaligus bahan pertimbangan bagi guru dalam melakukan perbaikan proses belajar mengajar di semester berikutnya. Dengan data hasil tes yang akurat, madrasah dapat melakukan analisis komprehensif terhadap tingkat daya serap siswa serta menyesuaikan pendekatan pembelajaran agar lebih kontekstual dan berorientasi hasil.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di lingkungan madrasah. Dengan pelaksanaan TKA yang transparan dan terukur, MAN Mempawah menegaskan komitmennya terhadap nilai-nilai integritas, kejujuran, dan profesionalitas dalam penyelenggaraan pendidikan.
Salah satu keunggulan dari pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik di MAN Mempawah tahun ini adalah penerapan sistem evaluasi yang adil dan berimbang. Tidak ada perbedaan antara jurusan IPA maupun IPS; seluruh peserta mendapatkan kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Tim pelaksana memastikan bahwa setiap siswa menghadapi soal dengan tingkat kesulitan yang setara dan proporsional. Hal ini penting untuk menjamin bahwa hasil tes benar-benar mencerminkan potensi akademik siswa tanpa dipengaruhi oleh faktor eksternal. Dengan demikian, TKA menjadi alat ukur yang objektif dan kredibel, baik bagi madrasah, siswa, maupun orang tua.
“Tes ini bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk memberi gambaran di mana posisi kita. Dari hasil TKA, siswa bisa tahu bidang apa yang perlu diperkuat menjelang ujian madrasah dan ujian masuk perguruan tinggi,” tutur salah satu guru pembimbing akademik.
Hingga hari terakhir pelaksanaan, kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Seluruh perangkat komputer berfungsi dengan baik, koneksi sistem stabil, dan antusiasme siswa tetap tinggi hingga sesi terakhir. Panitia juga memberikan apresiasi kepada peserta yang telah menunjukkan disiplin dan tanggung jawab selama mengikuti kegiatan.
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 di MAN Mempawah menjadi momentum penting dalam perjalanan pendidikan madrasah. Lebih dari sekadar ujian, kegiatan ini adalah bentuk nyata komitmen madrasah untuk menghadirkan proses pembelajaran yang transparan, terstandar, dan berorientasi pada mutu.
Dengan terselenggaranya TKA ini, MAN Mempawah membuktikan dirinya sebagai madrasah yang terus berbenah menuju keunggulan akademik dan integritas moral. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia pendidikan tinggi dengan sikap jujur, percaya diri, dan tangguh.
Dari ruang Laboratorium Komputer yang menjadi saksi kesungguhan para siswa, TKA MAN Mempawah 2025 menandai babak baru dalam tradisi evaluasi akademik madrasah: objektif dalam penilaian, adil dalam pelaksanaan, dan bermakna dalam hasilnya. FF293
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Berita Lainnya :
- Penilaian Kinerja Kepala Madrasah MAN Mempawah Tahun 2025 Dorong Penguatan Mutu Kepemimpinan
- Sosialisasi Universitas Indonesia Dorong Siswa Kelas XII MAN Mempawah Menatap Masa Depan
- Prestasi Seni Budaya Menggema di Lapangan Upacara, MAN Mempawah Serahkan Sertifikat Pemenang Ajang E
- MAN Mempawah Gelar Rapat Awal Semester Genap, Mantapkan Kinerja dan Integritas Lembaga
Kembali ke Atas



