• gambar
  • gambar
  • 2
  • bru
  • tes
  • df
  • HUT RI ke 76

Selamat Datang di Website MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 MEMPAWAH. Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Kontak Kami


MADRASAH ALIYAH NEGERI MEMPAWAH

NPSN : 30112567

Jalan Bemban Desa Sejegi Kec.Mempawah Timur, Mempawah


info@man1mempawah.sch.id

TLP : 0265656565


          

Banner

Jajak Pendapat

Apakah anda setuju MAN Mempawah untu menjalankan Zona Integritas?
Setuju
Tidak Setuju
  Lihat
Bagaimana pendapat Anda mengenai website kami?
Sangat Baik
Kurang Baik
Baik
  Lihat

Statistik


Total Hits : 124958
Pengunjung : 57832
Hari ini : 35
Hits hari ini : 38
Member Online : 0
IP : 216.73.217.19
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Status Member

Perkuat Sinergi dan Akselerasi Program Pengembangan Madrasah




Mempawah – Suasana hangat penuh keakraban menyelimuti lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Mempawah pada Rabu sore (4/2/2026). Kunjungan silaturrahmi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat menjadi momentum strategis yang tidak sekadar temu ramah seremonial, tetapi juga ajang konsolidasi gagasan serta tindak lanjut berbagai program pengembangan madrasah yang telah direncanakan sebelumnya. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 15.30 hingga 17.30 WIB tersebut menghadirkan dialog konstruktif antara pimpinan wilayah dengan jajaran madrasah, sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam memajukan pendidikan berbasis nilai keislaman dan akademik yang unggul.

Kedatangan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I, didampingi istri, disambut langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mempawah, H. Ikhwan Pohan, M.Pd, beserta Kepala Bagian Tata Usaha Kankemenag Kabupaten Mempawah, H. Ishak, M.Pd. Turut hadir pula Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Barat, H. Mahmud, S.Ag, bersama istri. Kehadiran para pimpinan tersebut menjadi simbol perhatian serius pemerintah terhadap kemajuan satuan pendidikan madrasah di daerah.

Sejak memasuki gerbang madrasah, rombongan disambut hangat oleh seluruh civitas akademika MAN Mempawah. Guru, tenaga kependidikan, serta perwakilan peserta didik berdiri berjajar menyampaikan salam hormat. Ekspresi antusias dan bangga tampak jelas dari wajah-wajah yang hadir, mencerminkan kebersamaan dan rasa memiliki terhadap lembaga pendidikan yang selama ini menjadi pusat pembinaan generasi muda di Kabupaten Mempawah.

Agenda diawali dengan peninjauan langsung ke beberapa titik strategis di lingkungan madrasah. Kepala Kanwil beserta rombongan diajak berkeliling untuk melihat potensi lahan yang direncanakan akan dimanfaatkan sebagai area produktif. Lahan-lahan tersebut diproyeksikan untuk program penghijauan dan ketahanan pangan madrasah, seperti penanaman pohon pelindung, tanaman obat keluarga, serta tanaman pangan yang bernilai edukatif. Gagasan ini diharapkan tidak hanya memperindah kawasan sekolah, tetapi juga menjadi laboratorium alam bagi peserta didik dalam mempelajari konsep ekologi, kewirausahaan, dan kemandirian.

Dalam sesi peninjauan tersebut, Kepala Kanwil beberapa kali berdialog dengan pihak madrasah mengenai rencana pengembangan sarana prasarana. Ia menekankan pentingnya optimalisasi ruang belajar yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Menurutnya, madrasah masa kini tidak cukup hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu, tetapi juga sebagai pusat pembentukan karakter, kreativitas, dan kepedulian sosial. Oleh sebab itu, pengelolaan lingkungan sekolah harus dirancang secara terarah agar mampu memberikan pengalaman belajar yang kontekstual.

Setelah berkeliling, rombongan melanjutkan kegiatan di Aula MAN Mempawah. Suasana berubah menjadi lebih santai namun tetap sarat makna. Jamuan sederhana yang telah disiapkan menjadi pengikat kebersamaan, sementara percakapan ringan berkembang menjadi diskusi mendalam mengenai arah pembangunan madrasah. Dalam forum tersebut, berbagai wacana strategis dibahas, mulai dari peningkatan mutu pembelajaran, penguatan tata kelola kelembagaan, hingga rencana pembangunan fisik yang mendukung kenyamanan proses belajar mengajar.

Dr. H. Muhajirin Yanis menyampaikan bahwa silaturrahmi ini merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dua arah antara pemangku kebijakan dengan satuan pendidikan di lapangan. Ia menilai bahwa keberhasilan program pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan di tingkat atas, melainkan juga oleh kesiapan dan partisipasi aktif seluruh elemen madrasah. “Sinergi adalah kunci. Ketika pimpinan, guru, dan tenaga kependidikan berjalan dalam frekuensi yang sama, maka setiap program akan lebih mudah diwujudkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi semangat MAN Mempawah dalam menata lingkungan dan merancang program pengembangan berbasis potensi lokal. Menurutnya, pendekatan tersebut mencerminkan kreativitas sekaligus kepedulian terhadap keberlanjutan. Ia berharap madrasah ini dapat menjadi contoh praktik baik bagi lembaga pendidikan lainnya di wilayah Kalimantan Barat.

Sementara itu, pihak madrasah menyambut kunjungan ini sebagai suntikan motivasi sekaligus bentuk dukungan nyata dari pimpinan wilayah. Kepala MAN Mempawah menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan arahan yang diberikan. Ia menegaskan komitmen seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, aman, dan inspiratif.

Kegiatan silaturrahmi tersebut pada akhirnya tidak hanya meninggalkan kesan formalitas, melainkan menghadirkan semangat baru bagi keluarga besar MAN Mempawah. Interaksi langsung antara pimpinan dan warga madrasah menumbuhkan rasa kebersamaan, memperkuat koordinasi, serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas. Momentum ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi percepatan realisasi berbagai program yang telah direncanakan.

Menjelang senja, kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi kebersamaan. Cahaya matahari sore yang perlahan meredup seakan menjadi saksi tekad bersama untuk membawa madrasah menuju masa depan yang lebih cerah. Kunjungan tersebut bukan sekadar catatan agenda, melainkan simbol komitmen berkelanjutan dalam membangun pendidikan madrasah yang adaptif, produktif, dan berdaya saing.

Dengan terselenggaranya silaturrahmi ini, MAN Mempawah kembali meneguhkan posisinya sebagai lembaga pendidikan yang terbuka terhadap inovasi dan kolaborasi. Harapannya, setiap langkah yang dirancang hari ini dapat menjelma menjadi perubahan nyata bagi kemajuan peserta didik dan masyarakat sekitar. Sebab pada akhirnya, madrasah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga ruang tumbuh bagi lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman. F²9R93



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :





   Kembali ke Atas